Jadi Guru Sekolah Minggu, Letda Inf Wesly Tanaem Ajarkan Cinta Tuhan Dan Toleransi



Merauke – Letda Inf Wesly Tanaem, S.Tr. (Han)., selaku Komandan Pos (Danpos) Toray, turut membantu menjadi Guru pada Sekolah Minggu anak-anak Jemaat Gereja GPKAI Jemaat Berakha Toray, bertempat dirumah Bapak Rudoloph Kabarjay, Kampung Toray, Distrik Sota.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Bupul 1, Distrik Eligobel, Kabupaten Merauke, Papua, Senin(27/1/2020).

Dansatgas mengungkapkan, setelah mendapat yang diberikan oleh pengurus Gereja GPKAI Jemaat Berakha Toray untuk membantu menjadi Guru Sekolah Minggu (26/1), Letda Inf Wesly Tanaem dan Sertu Sibarani memanfaatkannya dengan mengajarkan anak-anak usia dini mencintai Firman Tuhan dan memilki sikap Toleransi.

Lanjutnya, Kegiatan Sekolah Minggu ini merupakan kegiatan rutin setiap Hari Minggunya kepada anak-anak untuk diajarkan Firman Tuhan dengan penyampaiannya menggunakan metode belajar dan bermain supaya lebih mudah dipahami oleh usia anak-anak.

Sementara itu, Letda Inf Wesly Tanaem menjelaskan, Sekolah Minggu merupakan kegiatan khusus untuk anak-anak usia dini, guna mengenalkan Firman Tuhan, mengajarkan ilmu keagamaan, toleransi dan juga membagikan Alkitab setelah usai kegiatan sekolah.

"Belajar sambil bermain diselingi membacakan cerita kisah-kisah dalam Alkitab kita lakukan untuk menarik anak-anak, khususnya tentang Firman Tuhan dan sikap toleransi, terlihat senang dan ceria anak-anak mengikuti pelajaran yang diberikan oleh kami, suasana keakraban dan kekeluargaan sangat terasa," tutur Danpos.

Menyikapi ketelibatan anggota Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Toray membantu mengajar Sekolah Minggu, Bapak Rudoloph Kabarjay sangat senang dan memberikan apresiasi serta mengucapkan terima kasih, karena Bapak Danpos telah bersedia menyempatkan waktunya untuk membantu menjadi Guru pada Sekolah Minggu.

Post a Comment for "Jadi Guru Sekolah Minggu, Letda Inf Wesly Tanaem Ajarkan Cinta Tuhan Dan Toleransi "