Pengecoran Blok Angkur Dikebut, TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

MINAHASA UTARA - Jajaran Kodim 1310/Bitung melalui personel Babinsa Koramil 1310-06/Airmadidi dan masyarakat mempercepat pengecoran blok angkur di sisi tepi dekat Jembatan Perintis Garuda di Kel. Rap-Rap Kec. Airmadidi Kab. Minahasa Utara, Sabtu (09/05/2026).

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Sungai Dinamuden terus menunjukkan progres signifikan. Babinsa Koranil 1310-06/Airmadidi Sertu Safrudin Talaohu bersama pekerja dan masyarakat masih fokus mempercepat pengecoran blok angkur di sisi tepi dekat jembatan. Sejak pagi, aktivitas di lokasi tampak sibuk. Personel TNI dan warga bergotong royong di tengah terik matahari. Sebagian mengangkut pasir dan semen menggunakan gerobak dorong. Sebagian lainnya menyusun rangka besi dalam cetakan kayu sebagai pondasi jembatan.

Beberapa pekerja juga merapikan papan cetakan agar tetap presisi sebelum pengecoran dilakukan. Tumpukan material terlihat di sekitar lokasi, menandakan pekerjaan masih berlangsung intensif. Keterlibatan warga menjadi pemandangan menonjol dalam pembangunan ini.

Masyarakat bekerja tanpa sekat bersama personel TNI, membantu mengangkut kayu hingga mengaduk material secara manual.

”Pengecoran blok angkur ini dilakukan dengan standar ketelitian yang tinggi. Blok ini berfungsi sebagai “Jangkar” utama penopang yang akan menahan beban tarik seluruh struktur jembatan," kata Babinsa Sertu Talaohu.

Kekuatan beton menjadi perhatian utama mengingat karakteristik Sungai Dinamuden yang kental dengan keekstremannya, saat debit air melonjak dari kedalaman normal 2 meter hingga mencapai 6 meter saat cuaca buruk. 

Sementara itu, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, dalam keterangannya mengatakan, Selama ini, keterbatasan akses infrastruktur menjadi kendala utama bagi mobilitas warga dalam aktivitas ekonomi maupun sosial. Keterlibatan aktif personel Koramil dalam proyek ini merupakan implementasi nyata dari fungsi teritorial TNI sebagai motor penggerak pembangunan di daerah terpencil.

"Kehadiran mereka tidak hanya memberikan fungsinya, tetapi juga menyelesaikan proyek ini sampai betul-betul 100%. sehingga dapat digunakan sepenuhnya yang menjadi tumpuan dan harapan masyarakat Kelurahan Rap Rap," ujar Dandim.

Dengan tuntasnya pengecoran blok angkur ini, diharapkan pengerjaan bentang jembatan dapat segera pula dilakukan, sehingga impian warga akan akses transportasi yang layak akan segera menjadi kenyataan, tambahnya.

Post a Comment for "Pengecoran Blok Angkur Dikebut, TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda"