DITERJANG PANAS DAN HUJAN, TIM PELETON GERAK JALAN AJUSTA TETAP BERLATIH


MALANG - Di penghujung Tahun, TNI AD kembali akan digelar lomba rutin Gerak Jalan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ).  Gerak Jalan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramukha Jaya, adalah suatu tradisi yang dilaksanakan setiap tahun menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Infanteri sebagai upaya untuk menggambarkan dan menghadirkan kembali perjalanan gerilya Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia Jenderal Soedirman, yang juga merupakan Bapak TNI. 

Peringatan Hari Infanteri diselenggarakan setiap tanggal 19 Desember. Kegiatan ini adalah bagaimana nilai-nilai kejuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa itu diresapi, dihayati dan diamalkan pada setiap diri prajurit, baik dalam pola fikir, pola tindak maupun prilaku, sehingga warisan nilai yang ada akan dapat terjaga sampai kapanpun.

Lomba Gerak Jalan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) biasanya digelar di masing-masing Kotama atau Provinsi. Salah satunya perlombaan ini dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur yang melibatkan dua Kotama yaitu Kodam V/Brawijaya dan Divisi Infanteri 2 Kostrad. Lomba ini dibagi dua kategori yaitu Peleton Beranting untuk Satuan Infanteri dan Peloton Pengantar untuk Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) yang terdiri dari Korps Armed, Kavaleri, Arhanud, dan Zeni.


Dalam hal perlombaan Peleton Pengantar antar Satuan Banpur, Yonarmed 1/Roket tidak bisa di pandang sebelah mata oleh lawan-lawan nya. Pasalnya dalam dua tahun terakhir, Prestasi Yonarmed 1/Roket membuat lawannya berfikir untuk berlatih lebih keras, Yaitu Juara 1 pada tahun 2017 dan juara 2 pada tahun 2018.

Sebagai Satuan yang memiliki prestasi yang baik, tentunya memiliki beban untuk terus mempertahankan Prestasi tersebut. Satu-satunya yang bisa mempertahankan Prestasi tersebut dengan cara BERLATIH. Satu Kata namun memiliki makna luas. Sama halnya dengan Satuan Banpur lainnya mereka pun berlatih keras bagaimana supaya mendapatkan gelar Juara pada lomba tersebut.

"Semua satuan Berlatih, dan Kita harus lebih Keras juga dalam berlatih. Sehingga panas hujan sekalipun kita tetap berlatih, bila perlu semua waktu kita coba" ucap Danyonarmed 1/Roket Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin S.I.P., M.I.Pol.

Dalam pelaksanaannya seluruh satuan akan diundi untuk mendapatkan nomor urut keberangkatan, itu menandakan bahwa siapapun akan beresiko mendapatkan waktu start baik pagi, siang, sore, malam bahkan subuh sekalipun.

Ditemui Terpisah Danmenarmed 1/PY/2 Kostrad Kolonel Arm Didik Harmono memberikan Support kepada Satuan Jajarannya khususnya Yonarmed 1/Roket untuk meraih kembali Gelar juara seperti yang pernah diraih pada tahun 2017.

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di gatulas.com

Previous Post Next Post

Blog ads

Nepali Graphics - Learn design, Animation, and Progrmming